news-detail
Mandiri News Detail Portlet
DAILY ECONOMIC AND MARKET REVIEW
ECONOMIC REVIEW

DAILY ECONOMIC AND MARKET REVIEW
Office of Chief Economist, PT Bank Mandiri
October 28, 2026 | Daily Economic Review: Uang Elektronik Mendominasi Nilai Belanja Ritel pada Agustus 2026
Nilai belanja dengan uang elektronik, kartu debit, dan kartu kredit tumbuh 17,80% yoy menjadi Rp196,92 triliun pada Agustus 2026.
Pertumbuhan tersebut ditopang frekuensi, bukan kenaikan nilai per transaksi. Volume belanja ketiga instrumen mencapai 2,56 miliar transaksi (35,63% yoy), sementara nilai ticket size transaksinya justru menurun pada uang elektronik (-6,66%) dan kartu kredit (-6,75%).
Uang elektronik menjadi penggerak utama pertumbuhan tersebut.
Pertumbuhan instrumen uang elektronik tetap tinggi terutama didorong oleh peningkatan volume, nilai transaksi dan jumlah instrumen yang beredar. Volume belanja uang elektronik tumbuh tinggi mencapai 37,94% yoy menjadi 2,42 miliar transaksi dan nilai belanjanya naik 28,75% menjadi Rp113,44 triliun.
Kartu kredit mencetak rekor, sementara kartu debit menjadi satu-satunya instrumen ritel yang nilainya menurun.
Volume belanja kartu kredit mencapai 52,35 juta transaksi, naik 22,99% yoy dan menjadi rekor bulanan ketiga berturut-turut sejak Juni 2026, sementara nilainya naik 14,68% menjadi Rp43,28 triliun. Di sisi lain, volume belanja kartu debit turun 3,52% yoy menjadi 86,46 juta transaksi dan nilainya turun 2,70% menjadi Rp40,19 triliun.
Ke depan, pergeseran menuju transaksi bernilai lebih kecil diperkirakan berlanjut.
Penerapan MDR 0% untuk transaksi QRIS hingga Rp100 ribu sejak 1 Oktober 2026 semakin memperkuat insentif penggunaan QRIS untuk pembayaran harian bernilai kecil. Bagi perbankan, tren penurunan nilai rata-rata transaksi berpotensi berdampak pada fee-based income , sehingga perlu diimbangi dengan pertumbuhan baki debet kartu kredit yang tetap disertai kualitas aset yang terjaga. Sementara itu, peningkatan dana float uang elektronik menjadi Rp18,91 triliun atau tumbuh 23,40% yoy mengindikasikan pergeseran preferensi nasabah ke dompet digital untuk kebutuhan transaksi sehari-hari. Perkembangan ini perlu diantisipasi perbankan dalam menjaga relevansi rekening simpanan sekaligus memperkuat keterhubungan antara rekening bank dan ekosistem pembayaran digital. (ngp)
Untuk informasi yang lebih lengkap, Report tersebut dapat Bapak/Ibu unduh pada website kami melalui link berikut ini: