Mandiri News Detail Portlet

DAILY ECONOMIC AND MARKET REVIEW

DAILY ECONOMIC AND MARKET REVIEW

ECONOMIC REVIEW

DAILY ECONOMIC AND MARKET REVIEW
Office of Chief Economist, PT Bank Mandiri
September, 23, 2026 | Daily Economic Review: Penjualan Mobil melanjutkan pertumbuhan signifikan pada Agustus 2026

Penjualan mobil wholesale (pabrik ke dealer) pada bulan Agustus 2026 tercatat sebesar 81,8 ribu unit, tumbuh sebesar 32,4% year-on-year (yoy).
Secara kumulatif, penjualan mobil periode Januari–Agustus 2026 (8M26) tercatat sebesar 599,5 ribu unit atau tumbuh 20,1% yoy dibandingkan 8M25. Peningkatan penjualan mobil baru pada 8M26 diakibatkan oleh peluncuran mobil baru dengan harga kompetitif serta peningkatan permintaan untuk mobil niaga yang tumbuh sebesar 42,4% sepanjang 2026 yang didorong oleh program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Penjualan mobil listrik secara keseluruhan tumbuh sebesar 117,2% yoy pada periode Agustus 2026.
Pertumbuhan penjualan mobil listrik didorong oleh penjualan mobil listrik berbasis baterai (Batery Electric Vehicle/BEV) yang tumbuh 175,1% yoy pada Agustus 2026. Penjualan mobil listrik, Hybrid Electric Vehicle (HEV), meningkat 39,2% yoy pada Agustus 2026.

Share penjualan mobil penumpang Internal Combustion Engine (ICE) menurun, sedangkan share mobil listrik meningkat.
Penjualan mobil penumpang bertipe ICE atau mobil konvensional yang menggunakan bensin pada Agustus 2026 tercatat sebesar 31,6 ribu unit atau terkontraksi -3,0% yoy dibandingkan Agustus 2025. Penurunan ini berpengaruh terhadap share mobil ICE terhadap penjualan mobil penumpang  yang tercatat sebesar 54,0% pada Agustus 2026 (vs. 72,5% pada Agustus 2025).

Tim Riset ekonomi Bank Mandiri memperkirakan penjualan mobil pada tahun 2026 berkisar di 866 ribu unit.
Kami melihat beberapa katalis positif yang dapat mendorong penjualan mobil pada tahun 2026, yaitu: 1) Peluncuran model-model baru dengan harga yang kompetitif; 2) Peningkatan permintaan mobil niaga akibat program pemerintah; 3) Insentif kendaraan listrik yang akan diberikan pemerintah. Namun, kami melihat beberapa faktor risiko yang dapat menekan penjualan mobil pada tahun 2026, yaitu: 1) Pelemahan daya beli masyarakat khususnya kelas menengah ke bawah; 2) Kenaikan harga minyak yang signifikan; 3) Kenaikan suku bunga acuan yang dapat meningkatkan biaya cicilan kendaraan; 4) ketidakpastian keadaan perekonomian global dan lokal yang dapat menyebabkan konsumen untuk menahan belanja. (an)

Untuk informasi yang lebih lengkap, Report tersebut dapat Bapak/Ibu unduh pada website kami melalui link berikut ini:

Unduh Dokumen Media