WC - Mandiri SBR008

Kemudahan Akses Investasi Surat Berharga melalui Layanan Mandiri SBN Ritel Online

Apakah Layanan Mandiri SBN Ritel Online itu?

Layanan Mandiri SBN Ritel Online adalah sebuah portal investasi Surat Berharga Negara Ritel secara online sebagai bentuk kerja sama Bank Mandiri dengan Kementerian Keuangan,yang memberikan kemudahan akses bagi nasabah untuk dapat melakukan pemesanan Surat Berharga Negara secara Online pada www.sbnonline.bankmandiri.co.id , hanya dengan datang ke Kantor Cabang Bank Mandiri pertama kali untuk melakukan registrasi.

Apa kelebihan berinvestasi Surat Berharga Negara Ritel Online (SBN Ritel Online) melalui Layanan Mandiri SBN Ritel Online?

  • Aman Investasi di Surat Berhaga Negara sangat aman, karena pembayaran nilai nominal dan imbalannya dijamin 100% oleh Pemerintah. Dasar hukumnya adalah Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara.
  • Mudah Transaksi pemesanan Surat Berharga Negara dapat dilakukan dimana dan kapan saja langsung melalui portal www.sbnonline.bankmandiri.co.id
  • Real Time Pemesanan Anda akan langsung tersimpan di sistem Kementerian Keuangan dan mendapatkan kuota pemesanan

Bagaimana cara mendapatkan akses Layanan Mandiri SBN Ritel Online?

Registrasi merupakan pendaftaran identitas diri yang wajib dilakukan oleh calon pengguna dengan menggunakan data e-KTP yang terdaftar di Dukcapil. Nasabah melakukan registrasi layanan Mandiri SBN Ritel Online melalui Kantor Cabang Bank Mandiri yang tersebar di seluruh Indonesia. Setelah melakukan registrasi, pada H+2 (Hari Kerja) nasabah akan menerima email user ID dan temporary password yang dapat digunakan untuk mengakses layanan Mandiri SBN Ritel Online pada portal www.sbnonline.bankmandiri.co.id
Mohon dapat dipastikan kembali bahwa data yang diisikan pada formulir Registarsi SBN Online telah lengkap dan benar, sehingga proses registrasi, terutama terkait proses pembuatan SID Nasabah berhasil dilakukan tanpa kendala.
Nasabah yang belum juga menerima email user ID dan temporary password lebih dari 2 (dua) hari setelah Registrasi di Cabang, dapat menghubungi Cabang dimana Nasabah melakukan Registrasi untuk dapat memastikan apakah proses Registrasi Nasabah sudah berhasil.

Apa saja persyaratan registrasi Layanan Mandiri SBN Ritel Online?

  • Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan KTP yang masih berlaku dan tercatat pada Dukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil)
  • Memiliki rekening tabungan di Bank Mandiri yang dibuktikan dengan buku tabungan atau kartu debit Bank Mandiri.
  • Mengisi Formulir Registrasi Layanan Mandiri SBN Ritel Online disertai Formulir Pembukaan Rekening Efek apabila belum pernah bertransaksi Surat Berharga Negara sebelumnya di Bank Mandiri dan lampiran copy KTP dan NPWP.
  • Memiliki rekening efek, yang pembuatannya akan dibantu oleh Bank Mandiri.

Berapa lama proses registrasi Layanan Mandiri SBN Ritel Online hingga Nasabah dapat mengakses portal Mandiri SBN Ritel Online?

Proses registrasi layanan Mandiri SBN RItel Online akan berlangsung maksimal 2 (dua) Hari Kerja terhitung sejak Registrasi diterima oleh Bank Mandiri. Layanan Mandiri SBN Ritel Online dapat digunakan setelah nasabah menerima email konfirmasi registrasi.

Kapan nasabah dapat mulai mengakses Layanan Mandiri SBN Ritel Online?

Nasabah dapat mulai mengakses layanan Mandiri SBN Ritel Online setelah memperoleh User ID dan temporary password yang akan dikirimkan ke email nasabah yang didaftarkan saat registrasi. Setelah melakukan login untuk pertama kali, nasabah akan diminta untuk membuat password baru yang akan digunakan untuk melakukan pemesanan melalui Layanan Mandiri SBN Ritel Online.

Produk Surat Berharga apa saja yang dapat dipesan melalui Layanan Mandiri SBN Ritel Online?

Nasabah pemilik user Mandiri SBN Ritel Online dapat melakukan pemesanan seluruh produk Surat Berharga Negara di Pasar Perdana yang telah ditetapkan untuk diterbitkan secara online oleh Pemerintah. Sebagai informasi, pada tahun 2019, Surat Berharga Negara yang dapat dipesan secara online adalah :
  • Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR005 (Januari), SBR006 (April), SBR007 (Juli) dan SBR008 (September)
  • Sukuk Tabungan (ST) seri ST-003 (Februari), ST-004 (Mei), ST-005 (Agustus) dan ST-006 (November)
Saat ini produk terdekat yang akan ditawarkan melalui layanan Mandiri SBN Ritel Online adalah Savings Bond Ritel seri SBR008.

Bagaimana Cara Melakukan Pemesanan pada Aplikasi Mandiri SBN Ritel Online?

Pemesanan SBN Ritel Online dapat dilakukan melalui menu Order sub menu Bond Order. Pada menu Bonds Order anda dapat memilih produk SBN yang tersedia di Pasar Perdana. Untuk bulan Juli 2019 tersedia produk SBR007 maka Anda dapat memilih produk SBR007. Pada saat melakukan pemesanan Nasabah akan diminta memverifikasi pemesanan melalui OTP yang dikirimkan melalui SMS kepada nomor Nasabah yang teregistrasi pada saat Pendaftaran Layanan Mandiri SBN Ritel Online. Setiap OTP SMS yang masuk ke nomor nasabah akan dikenakan tarif sms. Mohon agar nomor yang diregistrasikan pada Layanan Mandiri SBN Ritel Online adalah nomor Aktif yang digunakan oleh Nasabah.

Bagaimana Cara Melakukan Pembayaran atas Pemesanan pada Aplikasi Mandiri SBN Ritel Online?

Pembayaran atas pemesanan pada Aplikasi Mandiri SBN Ritel Online harus dilakukan dalam batas waktu yang ditentukan oleh Kementerian Keuangan (maksimum 3 jam dari waktu pemesanan) dan dapat dilakukan melalui pilihan pembayaran PNBP (Pendapatan Negara Bukan Pajak) di berbagai channel Bank Mandiri sebagai berikut:
  • ATM
  • Terdapat ketentuan maksimum pembayaran melalui channel ATM sesuai dengan jenis kartu nasabah pada tabel dibawah ini:

  • Mekanisme pembayaran melalui ATM adalah sebagai berikut:
    • Masukkan Kartu Debit, kemudian pilih Bahasa Indonesia
    • Ketik Nomor PIN Kartu Debit kemudian tekan ENTER
    • Pilih menu BAYAR/BELI
    • Pilih PENERIMAAN NEGARA
    • Pilih PAJAK/PNBP/CUKAI
    • Masukkan KODE BILLING
    • Konfirmasi data ID Billing.
    • Pilih YA untuk melanjutkan transaksibila data sesuai
    • Pilih nomor rekening transaksi
    • Bukti Penerimaan Negara (BPN) akan tercetak dalam bentuk struk ATM
  • Mandiri Online

  • Ketentuan pembayaran melalui channel Mandiri Online adalah maksimum Rp 100 Juta/transaksi/hari. Mekanisme pembayaran melalui channel Mandiri Online adalah sebagai berikut:
    • Masuk ke Aplikasi Mandiri Online
    • Masukkan USER ID dan PIN Mandiri Online Anda
    • Masuk ke menu PEMBAYARAN
    • Pilih menu PENERIMAAN NEGARA
    • Pilih rekening tabungan
    • Pilih penyedia jasa PAJAK/PNBP/CUKAI
    • Masukkan KODE BILLING lalu klik Lanjut
    • Konfirmasi data ID Billing.
    • Klik Kirim kemudian masukkan PIN Mandiri Online
    • Klik DOWNLOAD untuk mengunduh Bukti Penerimaan Negara (BPN)
  • Kantor Cabang

  • Pembayaran dilakukan melalui Teller Kantor Cabang Bank Mandiri dengan membawa buku tabungan, kartu debit dan kode billing pemesanan surat berharga dengan tujuan pembayaran Pajak/PNBP/Cukai menggunakan kode biller 50012.

Apakah bukti transaksi pemesanan dan pembayaran SBN berhasil?

Pemesanan yang telah berhasil dibuat akan tercatat pada menu Akun sub menu Histori Transaksi. Pada menu histori transaksi, apabila pemesanan belum dibayarkan maka status transaksi adalah verified order, apabila transaksi telah berhasil dibayarkan maka status transaksi akan berubah menjadi completed order dan akan muncul kode NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara) dan NTB (Nomor Transaksi Bank) pada histori transaksi sebagai bukti pembayaran. Selain itu, Kementerian Keuangan dan Mandiri SBN Ritel Online akan mengirimkan notifikasi email untuk setiap pemesanan yang berhasil dibayarkan.

Apakah bukti kepemilikan SBN Ritel Online?

SBN Ritel Online diterbitkan dalam bentuk tanpa warkat (scriptless), namun kepada para investor akan diberikan Konfirmasi Kepemilikan yang dapat diperoleh melalui aplikasi layanan Mandiri SBN Ritel Online atau Kantor Cabang Bank Mandiri.

Siapa yang dapat dihubungi apabila memerlukan penjelasan lebih lanjut perihal layanan Mandiri SBN Ritel Online?

Silakan mengontak tim Customer Care kami melalui nomor telepon 14000 atau email mandiricare@bankmandiri.co.id Kami juga menyediakan layanan chat message fitur Hubungi Kami pada Portal Mandiri SBN Ritel Online. Kami akan merespon pesan anda pada Senin – Jumat pukul 08.00 – 16.30 WIB. Pesan yang masuk diluar jam tersebut akan kami respon pada Hari Kerja berikutnya.
 

Investasi menguntungkan, Turut serta berpartisipasi membangun negeri melalui Savings Bond Ritel seri SBR008

Apakah yang dimaksud dengan SBR008?

  • Savings Bond Ritel seri SBR008 adalah salah satu jenis Surat Utang Negara Ritel (SUN Ritel) yang merupakan tabungan investasi yang dijual kepada individu atau perseorangan Warga Negara Indonesia melalui Mitra Distribusi di Pasar Perdana domestik yang tidak dapat diperjual-belikan di pasar sekunder.
  • Savings Bond Ritel seri SBR008 dijual di Pasar Perdana hanya kepada individu WNI, yang dibuktikan dengan KTP yang masih berlaku dan tercatat di Dukcapil.
  • Seluruh dana yang diperoleh dari hasil penerbitan SBR008 ini digunakan untuk pemenuhan target pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2019 di antaranya untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Apakah dasar hukum penerbitan Savings Bond Ritel seri SBR008?

  • Undang-Undang SUN, antara lain mengatur hal-hal sebagai berikut:
    • Pasal 2 ayat (1), Surat Utang Negara diterbitkan dalam bentuk warkat atau tanpa warkat;
    • Pasal 2 ayat (2), Surat Utang Negara diterbitkan dalam bentuk yang diperdagangkan atau dalam bentuk yang tidak diperdagangkan di Pasar Sekunder;
    • Pasal 3 ayat (1), Surat Utang Negara terdiri atas Surat Perbendaharaan Negara (SPN) dan Obligasi Negara (ON);
    • Pasal 5, Kewenangan menerbitkan Surat Utang Negara berada pada Pemerintah dan dilaksanakan oleh Menteri Keuangan;
    • Pasal 8 ayat (2), Pemerintah wajib membayar bunga dan pokok setiap Surat Utang Negara pada saat jatuh tempo;
    • Pasal 8 ayat (3), Dana untuk membayar bunga dan pokok Surat Utang Negara disediakan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) setiap tahun sampai dengan berakhirnya kewajiban tersebut;
    • Pasal 9 ayat (2) huruf d, Penjualan Surat Utang Negara melalui lelang dan/atau tanpa lelang.
  • Peraturan Menteri Keuangan Nomor 31/PMK.08/2018 tentang Penjualan Surat Utang Negara Ritel di Pasar Perdana Domestik.

Apakah keuntungan berinvestasi pada Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR008?

Keuntungan yang diperoleh diantaranya adalah:
  • Pembayaran Kupon dan Pokok SBR sampai dengan Tanggal Jatuh Tempo dijamin oleh Undang-Undang SUN dan dananya disediakan dalam APBN setiap tahunnya.
  • Pada saat diterbitkan (Pasar Perdana), kupon ditawarkan lebih tinggi dibandingkan rata-rata tingkat bunga deposito bank BUMN.
  • Kupon mengambang dengan jaminan kupon minimal (floor) sampai dengan jatuh tempo;
  • Kupon dibayar setiap bulan;
  • Kupon lebih tinggi dari rata-rata tingkat bunga deposito bank BUMN;
  • Kupon mengambang mengikuti perkembangan Tingkat Bunga BI 7 days reverse repo, dengan jaminan tidak ada batasan kupon maksimal;
  • Terdapat fasilitas pelunasan sebagian sebelum jatuh tempo (early redemption) di tahun pertama (bulan ke 12) sebesar 50%.
  • Kemudahan akses untuk melakukan Transaksi Pembelian dan pengajuan Pelunasan Sebelum Jatuh Tempo (Early Redemption) melalui Sistem Elektronik;
  • Memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk turut serta mendukung pembiayaan pembangunan nasional.

Bagaimana persyaratan melakukan pemesanan SBR008 di Mitra Distribusi Bank Mandiri?

SBR008 hanya dapat dipesan melalui Layanan Mandiri SBN Ritel Online, yaitu portal pemesanan SBN pada www.sbnonline.bankmandiri.co.id

Bagaimana Fitur Lengkap SBR008 di Pasar Perdana ?

Fitur SBR008 dapat disampaikan sebagai berikut :


 

Apakah yang dimaksud dengan jenis kupon mengambang dengan tingkat kupon minimal (floating with floor) yang berlaku pada SBR008?

Tingkat Imbalan/Kupon Savings Bond Ritel seri SBR008 disesuaikan setiap 3 (tiga) bulan pada tanggal penyesuaian Imbalan/Kupon. Penyesuaian tingkat Imbalan/Kupon dilakukan dengan menjumlahkan Tingkat Imbalan Acuan yang berlaku pada tanggal penyesuaian Imbalan/Kupon dengan spread tetap sebesar 170 bps (1,70%) sampai dengan jatuh tempo. Pembayaran Imbalan/Kupon ST005 berlaku tetap untuk periode setiap 3 (tiga) bulan dan dibayar pada tanggal 10 setiap bulannya sampai dengan jatuh tempo.

Tingkat Imbalan/Kupon yang berlaku untuk periode pertama adalah sebesar 7,20% per tahun, berasal dari Tingkat Imbalan Acuan yang berlaku pada saat penetapan Imbalan/Kupon, yaitu sebesar 5,5% ditambah spread tetap sebesar 170 bps (1,70%). Tingkat Imbalan/Kupon untuk periode pertama tersebut juga berlaku sebagai tingkat Imbalan/Kupon minimal (floor).

Tingkat Imbalan/Kupon minimal tidak berubah sampai dengan jatuh tempo. Tanggal penyesuaian Imbalan/Kupon adalah 3 (tiga) hari kerja sebelum tanggal mulai berlakunya periode Imbalan/Kupon, di mana hari kerja dimaksud adalah hari kerja Pemerintah. Tanggal mulai berlakunya periode Imbalan/Kupon adalah tanggal 11 September, 11 Desember, 11 Maret, 11 Juni setiap tahunnya.

Penyesuaian Imbalan/Kupon berikutnya adalah mengikuti Tingkat Imbalan Acuan yang berlaku pada tanggal penyesuaian kupon. Dalam hal Tingkat Imbalan Acuan ditambah spread tetap 170 bps (1,70%) menghasilkan angka yang lebih rendah dari tingkat Imbalan/Kupon minimal, maka Imbalan/Kupon yang berlaku adalah tingkat Imbalan/Kupon minimal (floor), yaitu sebesar 7,20%.

Apabila tidak terdapat lagi Bank Indonesia 7-Day (Reverse) Repo Rate yang digunakan sebagai Tingkat Imbalan Acuan pada tanggal penyesuaian Imbalan/Kupon, maka tingkat Imbalan/Kupon yang digunakan sebagai dasar penyesuaian Imbalan/Kupon untuk periode berikutnya adalah sebesar tingkat Imbalan/Kupon minimal (floor).

Informasi mengenai tingkat kupon SBR008 yang berlaku dapat dilihat di situs Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko http://www.djppr.kemenkeu.go.id

 

Apakah yang dimaksud dengan fitur Early Redemption?

Fitur early redemption adalah fitur pelunasan SBN Ritel Online sebelum jatuh tempo yang dapat diajukan oleh Nasabah selama Masa Pengajuan Pelunasan (early redemption) dengan ketentuan nominal pelunasan yang ditentukan oleh Kementrian Keuangan (disesuaikan untuk masing-masing produk yang diterbitkan). Untuk produk Savings Bond Ritel seri SBR008 maksimum pelunasan adalah 50% dari total kepemilikan SBR008 Nasabah. Masa pengajuan dan ketentuan pelunasan SBN Ritel Online akan disampaikan pada Memorandum Informasi produk SBN Ritel Online.

Apakah risiko investasi pada Savings Bond Ritel seri SBR008 ?

Terdapat beberapa risiko berinvestasi pada instrumen di pasar keuangan, diantaranya adalah :
  • Risiko Gagal Bayar.(default risk)
    Risiko apabila investor tidak dapat memperoleh pembayaran dana yang dijanjikan oleh penerbit pada saat produk investasi jatuh tempo kupon dan pokok. SBR008 tidak memiliki risiko gagal bayar mengingat berdasarkan Undang-Undang SUN bahwa negara menjamin pembayaran kupon dan pokok Surat Utang Negara, termasuk SBR008 sampai dengan jatuh tempo, yang dananya disediakan dalam APBN setiap tahunnya.
  • Risiko Likuiditas (market risk)
    Risiko apabila investor tidak dapat melikuidasi produk investasi dalam waktu yang cepat pada harga yang wajar. SBR008 memiliki risiko likuiditas karena tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder, sehingga investor diharapkan melakukan diversifikasi untuk mengurangi risiko ini. Namun SBR008 memiliki fitur early redemption yaitu pelunasan sebelum jatuh tempo setelah satu tahun kepemilikan (bulan ke-12) sebesar maksimum 50% dari total kepemilikan.
  • Risiko Tingkat Bunga. (liquidity risk)
    Risiko yang terjadi apabila terjadi perubahan tingkat bunga di pasar, yang menyebabkan potensi kerugian bagi investor. SBR008 tidak memiliki risiko tingkat bunga karena nilai pokok tidak berubah seiring dengan perubahan tingkat bunga di pasar dan tingkat kupon SBR008 mengikuti tingkat bunga BI 7 days reverse repo dengan jaminan tingkat kupon minimal (floor) sampai jatuh tempo.

Apakah bukti kepemilikan Savings Bond Ritel ?

Savings Bond Ritel diterbitkan dalam bentuk tanpa warkat (scriptless), namun kepada para investor akan diberikan Konfirmasi Kepemilikan yang akan disampaikan melalui Kantor Cabang dan Aplikasi Mandiri SBN Ritel Online.

Apakah persamaan dan perbedaan Savings Bond Ritel (SBR) dengan Obligasi Negara Ritel Indonesia (ORI)?

Persamaan :
  • SBR dan ORI merupakan Surat Berharga Negara yang diperuntukan bagi investor ritel.
  • SBR dan ORI merupakan bukti investasi masyarakat kepada pemerintah.
  • SBR maupun ORI pembayaran bunga/imbalan dan pelunasan/pembelian kembali dijamin oleh Pemerintah.
Perbedaan
  • ORI dapat diperdagangkan di pasar sekunder, sedangkan SBR tidak. Namun untuk SBR terdapat fasilitas early redemption sebesar 50% di tahun pertama.
  • Imbal hasil/ Kupon untuk ORI tetap sampai jatuh tempo, sedangkan Imbal hasil kupon SBR mengambang sesuai dengan pekembangan tingkat bunga BI 7 Days Reverse Repo.

Berapa satuan pembelian dalam Savings Bond Ritel ? Apakah ada batasan minimal dan maksimal pembelian?

Harga per unit Savings bond ritel adalah Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah). Minimal pembeliannya adalah Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah) dan kelipatannya, dengan batasan maksimal pembelian adalah setara Rp 3.000.000.000,- (tiga milyar rupiah).

Bagaimana perlakuan pajak terhadap kupon Savings Bond Ritel ?

PPh Final Savings Bond Ritel dan ORI adalah sebesar 15%.

Apabila pemegang Savings Bond Ritel meninggal dunia, apakah bisa diwariskan kepada ahli warisnya dan bagaimana caranya?

Kepemilikan Savings Bond Ritel tidak dapat dipindahtangankan sampai dengan jatuh tempo namun hak atas bunga maupun pokok SBR dapat dialihkan kepada ahli waris yang berhak sesuai keputusan pengadilan.

Pada saat Savings Bond Ritel jatuh tempo, bagaimana mekanisme pembayaran Nilai Nominal kepada pemegang Savings Bond Ritel ?

Mekanisme pembayaran Nilai Nominal kepada Pemegang Savings bond ritel pada saat jatuh tempo akan dilaksanakan secara otomatis dengan mentransfer ke Rekening Tabungan Pemegang Savings Bond Ritel

Info lebih lanjut

Mandiri Call 14000