Mandiri News Detail Portlet

DAILY ECONOMIC AND MARKET REVIEW

DAILY ECONOMIC AND MARKET REVIEW

ECONOMIC REVIEW

DAILY ECONOMIC AND MARKET REVIEW
Office of Chief Economist, PT Bank Mandiri
January, 19, 2026 | Daily Economic Review: Utang Luar Negeri Indonesia Turun pada November 2025

Bank Indonesia mencatat Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada November 2025 sebesar USD 423,8 miliar.
Posisi ULN tersebut menurun dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar USD 424,9 miliar. Penurunan ULN pada November 2025 dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik. Namun demikian, ULN secara tahunan tercatat tumbuh sebesar 0,2% yoy.

ULN pemerintah pada November 2025 tercatat sebesar USD 209,8 miliar, turun -0,34% dibandingkan bulan sebelumnya.
Di sisi lain, secara tahunan komponen ini tumbuh 3,3% yoy. Pertumbuhan ULN pemerintah tersebut disebabkan oleh aliran masuk modal asing pada Surat Berharga Negara (SBN) internasional seiring terjaganya kepercayaan investor global terhadap prospek perekonomian Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi global. Sebagai salah satu instrumen pembiayaan APBN, pemanfaatan ULN terus diarahkan untuk mendukung belanja prioritas guna mendorong pertumbuhan ekonomi.

ULN swasta turut terkontraksi sebesar -0,26% dibandingkan bulan sebelumnya menjadi USD 191,2 miliar pada November 2025.
Secara tahunan, ULN swasta juga turun sebesar -1,3% yoy. Hal ini didorong oleh perlambatan ULN lembaga keuangan dan bukan lembaga keuangan yang masing-masing mencatatkan kontraksi sebesar -5,0% yoy dan -0,4% yoy. Menurut sektor ekonomi, porsi ULN swasta terbesar berasal dari sektor industri pengolahan; sektor jasa keuangan dan asuransi; pengadaan listrik dan gas; serta pertambangan dan penggalian dengan pangsa pasar sektor tersebut secara total mencapai 80,9% dari total ULN swasta.

Bank Indonesia dan Pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam memantau perkembangan ULN.
Peran ULN juga akan terus dioptimalkan untuk menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan. Upaya ini dilakukan dengan meminimalkan risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian. Tim riset ekonomi Bank Mandiri memprakirakan perekonomian Indonesia tumbuh sebesar 5,03% pada tahun 2025, stabil dari pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2024 yang sebesar 5,03%. (hef)

Untuk informasi yang lebih lengkap, Report tersebut dapat Bapak/Ibu unduh pada website kami melalui link berikut ini:

Download Document Media