Mandiri News Detail Portlet

Peran P2PL Dalam Mempercepat Pemulihan UMKM

Peran P2PL Dalam Mempercepat Pemulihan UMKM

ECONOMIC REVIEW

DAILY ECONOMIC AND MARKET REVIEW

Office of Chief Economist, PT Bank Mandiri

 

 

Juli, 23, 2020 | Daily Economic ReviewPeran P2PL Dalam Mempercepat Pemulihan UMKM

 

Pembiayaan peer to peer lending (P2PL) tumbuh lebih tinggi di luar Jawa.

Berdasarkan data OJK, total penyaluran pinjaman P2PL hingga Mei 2020 mencapai IDR109,2 triliun, tumbuh 166% dibanding Mei tahun lalu (2,3% dari total penyaluran kredit perbankan). Jumlah pinjaman di luar Jawa secara tahunan tumbuh lebih tinggi (169%) dibanding di Jawa (166%). Total nilai pembiayaan P2PL baru sekitar 2,3% dari total penyaluran kredit perbankan

 

Pembiayaan P2PL ikut meningkatkan inklusi keuangan.

OJK mewajibkan pelaku industri P2PL meyalurkan minimal 15% dari total pinjamannya ke luar Jawa di 2020, dan seperempat dari total penyaluran disalurkan ke sektor produktif.

 

Pembiayaan P2PL dapat meningkatkan penyaluran KUR dan kredit UMKM secara umum.

Rata-rata nilai pinjaman dalah sebesar IDR43,3 juta juta. Dengan plafon pinjaman KUR yang mencapai IDR500 juta maka pembiayaan P2PL dapat menjadi channel penyaluran KUR atau kredit UMK lainnya.

 

Perlu kolaborasi untuk mengoptimalkan penyaluran kredit UMK.

Untuk mempercepat pemulihan di segmen UMKM, mendorong penyaluran kredit secara pruden dan menjalankan program restrukturisasi perlu dilakukan berbarengan. Untuk itu, perbankan perlu meningkatkan kolaborasi dengan perusahaan teknologi berbasis keuangan melalui strategi channeling, maupun dengan para penyedia platform perdagangan online (e-commerce).

 

 

Untuk informasi yang lebih lengkap, Report tersebut dapat Bapak/Ibu unduh pada website kami melalui link berikut ini:

Download Document Media