WC - Pemberlakuan UU Bea Meterai Baru Tahun 2021

Frequently Asked Questions (FAQ)
Pemberlakuan UU Bea Meterai Baru Tahun 2021

Apa dasar ketentuan pemberlakuan bea meterai baru tahun 2021?
Peraturan yang mendasari pemberlakuan bea meterai atas transaksi dan dokumen perbankan yang merupakan obyek pengenaan bea meterai adalah Undang-Undang Republik Indonesia No.10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai.

 

Kapan ketentuan tersebut mulai berlaku?
Ketentuan bea meterai yang baru tersebut mulai efektif berlaku per tanggal 1 Januari 2021

 

Apa perbedaan mendasar antara ketentuan bea meterai lama dengan bea meterai baru tersebut?

 

Dokumen apa saja yang dikenakan bea meterai sesuai ketentuan baru tersebut?

  • Surat Perjanjian dan Surat Keterangan/Pernyataan
  • Akta Notaris dan Akta Pejabat Pembuat Akta Tanah
  • Surat berharga antara lain saham,obligasi, cek, bilyet giro, aksep, wesel, sukuk, surat utang, warrant, option, deposito, dan sejenisnya.
  • Dokumen Lelang
  • Dokumen yang menyatakan jumlah uang, namun  dengan nilai nominal lebih dari Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah) yang menyebutkan penerimaan uang atau berisi pengakuan bahwa sebagian atau seluruh utang telah dilunasi/diperhitungkan.

 

Apakah meterai lama masih dapat dipakai?
Meterai lama nominal Rp 6000,- dan Rp 3000,- masih dapat dipakai selama masa peralihan, yaitu 1 (satu) tahun dari 1 Januari s.d 31 Desember 2021 sesuai yang diatur dalam Undang – Undang. 

 

Bagaimana penggunaan meterai apabila materai baru Rp 10.000 belum tersedia?
Selama masa peralihan, nilai total meterai yang wajib dibubuhkan pada dokumen yang merupakan obyek pengenaan bea meterai adalah minimal Rp9.000,00 (sembilan ribu rupiah) dengan kemungkinan kombinasi penggunaan bea meterai lama sebagai berikut : 

  • Rp 6.000,- ditambah Bea Meterai Rp 3.000,- atau  
  • Rp. 6.000,- ditambah Rp 6.000,- atau 

Bea meterai tersebut ditempel secara berdampingan pada dokumen yang dikenakan bea meterai.

 

Bagaimana nasabah dapat memperoleh informasi mengenai pemberlakuan bea meterai baru tahun 2021?
Nasabah dapat menghubungi : Mandiri Call 14000