Home Page Banner

Corporate News Title

 

 

Asset Publisher

News Image
MANDIRI HIGHLIGHT 03 Nov 2022

Komitmen Dukung Ekonomi Berkelanjutan, Bank Mandiri Gelar Mandiri Sustainability Forum (MSF) 2022

Pendekatan ekonomi hijau telah menjadi tren kebijakan yang diterapkan oleh berbagai negara secara global guna membangun pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan atau sustainable development, tanpa terkecuali Indonesia dengan potensi dan sumber daya energi yang besar.

More

Asset Publisher

News Image
ECONOMIC REVIEW 27 Oct 2022

Surplus APBN berlanjut pada September 2022

Daily Economic Review: Surplus APBN berlanjut pada September 2022

More

Asset Publisher

News Image
NEWS & RELEASE 27 Oct 2022

Gaspol ! Laba Bersih Kuartal III 2022 Bank Mandiri Tembus Rp 30,7 triliun

Laba bersih konsolidasi Bank Mandiri di sembilan bulan pertama 2022 sudah melampaui capaian di tahun 2021. Adapun, bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu laba bersih bank berkode emiten BMRI ini sudah tumbuh 59,4% secara year on year (YoY) menembus Rp 30,7 triliun.

More

Digital Highlight Button

Product

Mandiri jadi Digital

Terus memantapkan diri menjadi yang terdepan dalam arus perkembangan teknologi dan informasi. Bank Mandiri tak hentinya berbenah untuk maju melalui transformasi, inovasi, keamanan data, dan sumber daya manusia yang unggul. Memberikan makna bagi kehidupan yang lebih baik.

More

Currency Rates Display Portlet

Counter Rate Bank Mandiri*

02 Dec 2022 08:48 WIB

  • Buy
    Sell
  • AUD

    Buy

    10,465.00

    Sell

    10,505.00

  • CAD

    Buy

    11,445.00

    Sell

    11,490.00

  • EUR

    Buy

    16,180.00

    Sell

    16,230.00

  • JPY

    Buy

    103.80

    Sell

    114.20

  • SGD

    Buy

    11,360.00

    Sell

    11,410.00

  • USD

    Buy

    15,405.00

    Sell

    15,425.00

*is the indicative exchange rate for transactions in amounts of more than USD 25,000 (or equivalent). Should the customer wish to transact, he/she should promptly contact the branch to obtain the prevailing exchange rate