Mandiri News Detail Portlet

Harga Minyak Dunia Turun ke Level Terendah Dalam Enam Bulan Terakhir

Harga Minyak Dunia Turun ke Level Terendah Dalam Enam Bulan Terakhir

DAILY ECONOMIC AND MARKET REVIEW

Office of Chief Economist, PT Bank Mandiri

September, 14, 2022 | Daily Economic ReviewHarga Minyak Dunia Turun ke Level Terendah Dalam Enam Bulan Terakhir

Harga minyak dunia turun ke level terendah dalam enam bulan terakhir.

Harga minyak (Brent) pada 7 September 2022 ditutup sebesar USD 88 per barel. Harga tersebut merupakan harga terendah pasca invasi Rusia ke Ukraina. Faktor utama tekanan harga minyak tersebut antara lain perpanjangan lockdown COVID-19 di beberapa provinsi di China dan ekspektasi resesi global yang semakin besar.

Produksi dan konsumsi minyak mentah dunia meningkat pada Agustus 2022.

Berdasarkan data EIA, konsumsi minyak dunia meningkat dari sebelumnya sebesar 99,1 juta bph pada Juli 2022 menjadi 99,4 juta bph pada Agustus 2022.

G7 mengumumkan penerapan rencana price cap minyak Rusia pada awal September 2022.

G7 menyatakan akan mencoba menekan harga minyak Rusia dengan penerapan price cap. Lebih lanjut, price cap ini nantinya akan diberlakukan dalam 2 tahap, bersamaan dengan rencana Uni Eropa untuk mengembargo minyak Rusia pada 5 Desember 2022 (Minyak mentah seaborne) dan 1 Februari 2023 (BBM).

Kedepan, kami melihat harga minyak pada 4Q22 akan sebesar USD 87,4 per barel.

Kami menilai harga minyak kedepan masih akan tertekan ekspektasi resesi global yang menyebabkan penurunan permintaan. Selain itu, peningkatan produksi minyak mentah global juga berkontribusi pada penurunan harga minyak kedepan. Namun begitu, konflik geopolitis antara Rusia dan Ukraina, serta respon G7 terhadapnya masih menjadi faktor yang dapat meningkatkan ketidakpastian ke depan. Sebagai catatan, kami memperkirakan harga minyak mentah pada tahun 2022 mencapai USD 102,5 per barel. (az)

Untuk informasi yang lebih lengkap, Report tersebut dapat Bapak/Ibu unduh pada website kami melalui link berikut ini:

Unduh Dokumen Media