Mandiri News Detail Portlet

Mendorong Pertumbuhan Ekonomi di Era Digital

Mendorong Pertumbuhan Ekonomi di Era Digital

ECONOMIC REVIEW

Office of Chief Economist, PT Bank Mandiri


November, 15, 2017 | Daily Economic Review: Mendorong Pertumbuhan Ekonomi di Era Digital

 

Pertumbuhan ekonomi digital berpeluang menjadi salah satu kontributor pertumbuhan ekonomi indonesia di masa yang akan datang.

Dalam pertemuan ke-25 pemimpin ekonomi APEC di Da Nang, Vietnam, Presiden Joko Widodo mengangkat isu ekonomi digital. Presiden menyatakan bahwa Indonesia berpotensi menjadi negara yang memiliki ekonomi berbasis digital terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2020 mengingat saat ini ada 132,7 juta pengguna internet di seluruh tanah air.

 

Indonesia memiliki pondasi kuat untuk pertumbuhan ekonomi digital yang berkelanjutan.

Indonesia memiliki populasi lebih dari 262 juta jiwa pada tahun 2016. Dari jumlah ini, sekitar 51% (132,7 juta) adalah pengguna internet, 40% (106 juta) adalah pengguna media sosial, dan 35% (92 juta) merupakan pengguna telepon selular aktif.

 

Dampak digitalisasi ekonomi terhadap terciptanya kesempatan kerja perlu diwaspadai.

Pada 3Q17 perekonomian Indonesia tumbuh sebesar 5,06% (yoy) dan menciptakan tambahan kesempatan kerja sebesar 2,61 juta jiwa. Dalam RPJMN 2015-2019, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) ditargetkan mencapai 4 - 5% dan penciptaan kesempatan kerja sebesar 10 juta jiwa.

 

Ekonomi digital merupakan sumber pendapatan negara yang potensial.

Seiring dengan target untuk memposisikan lndonesia sebagai pusat e-commerce di ASEAN, Pemerintah lndonesia memperkirakan kontribusi e-commerce pada PDB dapat mencapai 10% pada tahun 2020. Hal ini terdapat di dalam peta jalan (road map) dalam kebijakan reformasi ekonomi XIV yang diluncurkan pada 10 November 2016. BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi menjelang tahun 2020 tidak hanya didorong oleh konsumsi dan investasi, namun juga dari pertumbuhan ekonomi dari sektor industri berbasis digital. (rep)

Unduh Dokumen Media