Press Release Detail Portlet

DAILY ECONOMIC AND MARKET REVIEW

Senin, 31 Agustus 2026

DAILY ECONOMIC AND MARKET REVIEW
Office of Chief Economist, PT Bank Mandiri
August, 31, 2026 | Daily Economic Review: Harga Minyak Tinggi Mendorong Kenaikan Subsidi Energi

Harga minyak Brent tercatat sebesar USD88,3 per barel pada Jumat (28/8/2026).
Harga tersebut turun -0,3% secara harian dan turun lebih dari 5% secara mingguan, meski secara tahunan (yoy) masih naik 30,9%. Pelemahan mingguan didorong oleh persepsi pelaku pasar bahwa risiko pasokan akibat konflik Iran mulai mereda, seiring membaiknya arus pelayaran di Selat Hormuz dan pulihnya ekspor minyak Teluk Persia menjadi 15–16 juta barel per hari.

Pertamina memproyeksikan penyaluran BBM dan LPG subsidi pada 2026 akan melampaui kuota yang ditetapkan pemerintah.
Realisasi Solar diperkirakan 9,4% di atas kuota, Pertalite 1,7% di atas kuota, dan LPG 3 kg 8,5% di atas kuota, dengan beban subsidi mencapai Rp90,4–105,4 triliun. Lonjakan konsumsi ini didorong oleh pertumbuhan sektor industri, aktivitas logistik, dan kegiatan ekspor-impor. Selain itu, peningkatan tersebut juga dipicu oleh bertambahnya populasi kendaraan pribadi, maraknya aktivitas pariwisata domestik, dan tingginya kebutuhan sektor transportasi publik.

Anggaran subsidi energi 2027 diproyeksikan naik 20,1% menjadi Rp272,9 triliun, dari outlook APBN 2026 sebesar Rp227,3 triliun.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg naik dari Rp116,8 triliun menjadi Rp142,8 triliun dan subsidi listrik naik 17,8% menjadi Rp130,1 triliun. Kenaikan ini didorong oleh pelemahan nilai tukar rupiah, fluktuasi harga minyak mentah Indonesia (ICP), dan peningkatan kuota penyaluran BBM jenis solar 2027 menjadi 20,1 juta kiloliter (vs 19,2 juta kiloliter pada kuota subsidi 2026) dengan rincian 19,6 juta kiloliter solar dan 0,5 juta kiloliter minyak tanah.

Kami memperkirakan harga rata-rata minyak mentah Brent pada 2026 sebesar USD88,4 per barel.
Sebagai perbandingan, median consensus forecast Bloomberg per 27 Agustus 2026 sebesar USD83,2 per barel pada tahun 2026. Pergerakan harga minyak sangat bergantung pada perkembangan kondisi geopolitik terutama yang terjadi saat ini di Selat Hormuz. Sebagai tambahan, rata-rata harga minyak Brent pada tahun 2025 sebesar USD68,2 per barel. (mrs)

Untuk informasi yang lebih lengkap, Report tersebut dapat Bapak/Ibu unduh pada website kami melalui link berikut ini: