Mandiri News Detail Portlet

Ekspor Garmen Indonesia Turun

Ekspor Garmen Indonesia Turun

ECONOMIC REVIEW

January, 23, 2020 | Daily Economic ReviewEkspor Garmen Indonesia Turun

 

Ekspor garmen Indonesia ke dunia hingga Oktober 2019 turun 3,6% menjadi USD7,15 milliar dibandingkan periode sebelumnya yaitu USD7,42 milliar.

Menurut estimasi tim riset Office of Chief Economist, total ekspor garmen hingga akhir tahun 2019 akan mencapai USD9,9 milliar. Pada tahun 2018, 3 tujuan terbesar ekspor garmen Indonesia adalah Amerika Serikat (AS), Jepang dan Jerman dengan masing-masing nilai ekspornya sebesar USD4,5, USD0,95 dan USD0,47 milliar.

 

Ekspor garmen Indonesia ke AS hingga Oktober 2019 turun menjadi USD3,99 milliar dari USD4,05 milliar dibandingkan periode sebelumnya.

Pertumbuhan impor garmen AS dari dunia meningkat 2,59%, dari USD88,5 milliar pada 10M18 menjadi USD90,8 milliar. Walaupun impor garmen AS dunia meningkat, namun kontribusi impor garmen AS dari Indonesia tidak meningkat, bahkan semakin kecil. Hingga Oktober 2019, market share garmen Indonesia di pasar AS turun dari 4,6% pada 10M18 menjadi 4,4% pada 10M19.

 

Pertumbuhan Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) pada kuartal III 2019 meningkat menjadi 15,08%.

Pencapaian ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pencapaian pada periode yang sama tahun 2018, yaitu sebesar 10.08%. Meningkatnya pertumbuhan industri TPT pada kuartal III ini disebabkan pertumbuhan permintaan domestik meningkat.

 

Walaupun pertumbuhannya tinggi, industri TPT memiliki tantangan utama yaitu peningkatan UMK tahun 2020.

Beberapa pelaku TPT Jawa Barat memilih relokasi pabriknya ke Jawa Tengah dan Jawa Timur karena UMK yang lebih rendah. Menurunnya ekspor garmen Indonesia menyebabkan pertumbuhan produksi yang minim sehingga pendapatan perusahaan berkurang.

 

Kementerian Perindustrian yakin bahwa di tahun 2020 pengembangan industri TPT akan berhasil.

Hal ini dibuktikan dengan menetapkan industri TPT menjadi satu dari lima sektor manufaktur yang sedang diprioritaskan pengembangannya sebagai sektor pionir dalam kerangka Industri 4.0. Target pemerintah dalam kurun waktu tahun 2030, industri TPT dapat masuk ke dalam lima produsen tekstil terbesar di dunia. (aa)

 

Untuk informasi yang lebih lengkap, Report tersebut dapat Bapak/Ibu unduh pada website kami melalui link berikut ini:

Unduh Dokumen Media