Mandiri News Detail Portlet

Arus Bongkar Muat Barang di 5 Pelabuhan Utama Meningkat 8,4% yoy pada Jul-19

Arus Bongkar Muat Barang di 5 Pelabuhan Utama Meningkat 8,4% yoy pada Jul-19

ECONOMIC REVIEW

DAILY ECONOMIC AND MARKET REVIEW

Office of Chief Economist, PT Bank Mandiri

 

 

September, 16, 2019 | Daily Economic ReviewArus Bongkar Muat Barang di 5 Pelabuhan Utama Meningkat 8,4% yoy pada Jul-19

 

Jumlah barang yang dimuat dan dibongkar di 5 pelabuhan utama pada Jul-19 mencapai 5,9 juta ton (8,4% yoy).

Secara kumulatif jumlah barang yang dimuat dan dibongkar selama 7M19 meningkat 21,1% yoy, lebih tinggi dari 7M18 (-1,0 yoy). Peningkatan pertumbuhan pada Jul-19 disebabkan oleh meningkatnya jumlah barang yang dimuat dan dibongkar di Pelabuhan Tanjung Perak dari -26,3% yoy pada Jul-18 menjadi sebesar 45,6% yoy pada Jul-19. BPS mencatat kontribusi jumlah barang yang dimuat dan dibongkar di Pelabuhan Tanjung Perak menurun dari 15,6% selama 7M18 menjadi sebesar 12,8% pada 7M19.

 

Dari sisi penumpang, peningkatan pertumbuhan juga terjadi di 5 pelabuhan utama tersebut.

Jumlah kedatangan dan keberangkatan penumpang di 5 pelabuhan utama pada Jul-19 mencapai 535.615 orang atau tumbuh 52,7% yoy. Secara kumulatif jumlah kedatangan dan keberangkatan penumpang hingga 7M19 meningkat 78,3%, lebih tinggi dari pertumbuhan kumulatif 7M18 yang sebesar 2,6%. Peningkatan pertumbuhan pada Jul-19 disebabkan oleh meningkatnya jumlah kedatangan dan keberangkatan di Pelabuhan Belawan dari -35,7% yoy  pada Jul-18 menjadi sebesar 816,8% yoy pada Jul-19.

 

Program tol laut masih terus berjalan.

Dalam 4 tahun terakhir tol laut telah meningkat 3 kali lipat. Kementerian Perhubungan mencatat rute tol laut telah berkembang dari 6 rute pada tahun 2015 menjadi 18 rute pada 1H19. Program tol laut ini didukung oleh 5 pelabuhan hub international, 19 pelabuhan feeder, dan lebih dari 100 pelabuhan sub feeder untuk meningkatkan konektivitas.

 

Tim Riset Ekonomi bank Mandiri memperkirakan arus bongkar muat barang dan jumlah kedatangan dan keberangkatan penumpang dapat tumbuh dikisaran 5% pada 2019.

Kedepan Kementerian Perhubungan berencana mengajak perusahaan pelayaran swasta untuk bekerjasama dalam program tol laut. Selain itu, Pemerintah akan mengatur sistem investasi dengan mengalokasikan anggaran yang lebih bagi program tol laut. Sehingga dalam kurun waktu 5 tahun mendatang, Pemerintah dapat meningkatkan efisiensi program tol laut, meningkatkan kelancaran distribusi barang hingga ke pelosok serta mengurangi disparitas harga yang ada diseluruh wilayah Indonesia terutama wilayah bagian timur. (hef)

 

 

Untuk informasi yang lebih lengkap, Report tersebut dapat Bapak/Ibu unduh pada website kami melalui link berikut ini:

Unduh Dokumen Media