Mandiri News Detail Portlet

Mendorong Penyaluran Kredit UMKM

Mendorong Penyaluran Kredit UMKM

ECONOMIC REVIEW

DAILY ECONOMIC AND MARKET REVIEW

Office of Chief Economist, PT Bank Mandiri

 

Mei, 28, 2019 | Daily Economic ReviewMendorong Penyaluran Kredit UMKM

 

Per Maret 2019, penyaluran kredit perbankan ke segmen UMKM mencapai IDR978,8 triliun, setara 18,5% dari total kredit perbankan.

Jumlah ini secara agregat belum memenuhi kewajiban minimal penyaluran kredit sebesar 20% ke segmen UMKM seperti yang diatur dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor 17/12/PBI/2015.

 

Berdasarkan kepemilikan, hanya kelompok bank persero yang secara agregat telah memenuhi kewajiban minimal penyaluran kredit UMKM.

Bank persero telah menyalurkan kredit UMKM sekitar IDR565 triliun atau 25% dari total penyaluran kreditnya.  Kelompok bank Swasta Nasional dan BPD masing-masing baru menyalurkan sekitar 15 – 16%,  sementara Bank Asing dan Campuran baru menyalurkan sekitar 2% ke segmen UMKM.

 

Secara umum, relatif tingginya NPL, kompetisi, dan ketersediaan jaringan menjadi kendala perbankan menyalurkan kredit UMKM.

Dalam tiga tahun terakhir NPL kredit UMKM tercatat cukup tinggi di kisaran 3,3 - 4,6%, terutama dikontribusikan oleh segmen usaha kecil dan menengah. Kendala lain adalah ketatnya persaingan antar bank dalam menyalurkan kredit UMKM, dan ketersediaan jaringan untuk mengakses UMKM yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

 

Perbankan perlu lebih kreatif dalam menyalurkan kredit kepada UMKM.

Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah melalui kolaborasi dengan perusahaan teknologi, baik di bidang finansial (tekfin) maupun penyedia platform marketplace (e-commerce) melalui strategi chanelling. Cara lain, bank dapat mengakses calon nasabah UMKM yang menjadi mitra usaha e-commerce. (bh)

 

Untuk informasi yang lebih lengkap, Report tersebut dapat Bapak/Ibu unduh pada website kami melalui link berikut ini:

Unduh Dokumen Media