News Detail
Mandiri News Detail Portlet
Perbankan Dinilai Belum Sepadan Merespons Penurunan BI7DRR
NEWS & RELEASE
DAILY ECONOMIC AND MARKET REVIEW
Office of Chief Economist, PT Bank Mandiri
Maret, 30, 2021 | Daily Economic Review: Perbankan Dinilai Belum Sepadan Merespons Penurunan BI7DRR
Perbankan mulai menurunkan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) secara gradual.
Hasil asesmen SBDK Bank Indonesia (BI) bulan Maret 2021 menunjukkan rata-rata SBDK perbankan pada Januari 2020 hingga Januari 2021 hanya menurun 78 bps. Padahal disaat yang sama, BI telah menurunkan BI 7 days Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 125 bps. Akibatnya spread SBDK terhadap BI7DRR menjadi semakin lebar, yakni dari 582 bps pada Januari 2020 menjadi 628 bps pada Januari 2021, meningkat 46 bps.
Marjin keuntungan bank menunjukkan tren peningkatan.
Dalam rilis yang sama, komponen pembentuk SBDK yaitu harga pokok dana untuk kredit (HPDK) dan komponen biaya overhead (OHC) mengalami penurunan sebear 98 bps dan 15 bps sejak Januari 2020 hingga Januari 2021.
SBDK kredit mikro tercatat turun paling dalam.
Berdasarkan jenis kreditnya, SBDK kredit mikro mengalami penurunan paling signifikan, yakni sebesar 256 bps pada periode Januari 2020 hingga Januari 2021. Di sisi lain SBDK kredit jenis lain, tercatat mengalami penurunan yang relatif terbatas.
Di sisi lain, suku bunga deposito perbankan turun lebih agresif.
BI mencatat perbankan nasional cenderung lebih cepat menurunkan suku bunga depositonya dalam merespon penurunan BI7DRR. Suku bunga deposito turun 189 bps selama Januari 2020 hingga Januari 2021, lebih dalam dari penurunan SBDK. Penurunan SBDK diharapkan memiliki dampak positif pada meningkatnya penyaluran kredit perbankan. Akan tetapi, pelaksanaan vaksinasi yang efektif dan cepat akan lebih mampu mendorong pemulihan permintaan kredit seiring dengan pemulihan perekonomian Indonesia. (abs)
Untuk informasi yang lebih lengkap, Report tersebut dapat Bapak/Ibu unduh pada website kami melalui link berikut ini:
Unduh Dokumen Media