Mandiri News Detail Portlet

Penjualan semen domestik tumbuh 0,8% yoy pada Februari

Penjualan semen domestik tumbuh 0,8% yoy pada Februari

ECONOMIC REVIEW

DAILY ECONOMIC AND MARKET REVIEW

Office of Chief Economist, PT Bank Mandiri

 

 

Maret, 18, 2021 | Daily Economic Review: Penjualan semen domestik tumbuh 0,8% yoy pada Februari

 

Penjualan semen domestik pada Februari 2021 tumbuh sebesar 0,8% yoy, menjadi 4,6 juta ton.

Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dari bulan sebelumnya (-5,8% yoy) dan Feb-2020 (-5,9% yoy). Sementara itu, secara month-to-month penjualan semen domestik pada Februari 2021 terkontraksi sebesar -5,5%.

 

Berdasarkan pulau, pada Februari 2021 secara year-on-year tiga pulau mengalami pertumbuhan penjualan positif.

Ketiga pulau tersebut adalah Sulawesi (47,2% yoy), Maluku-Papua (41,2% yoy) dan Sumatera (3,4%). Begitu pula secara month-to-month, Sulawesi dan Maluku-Papua mengalami pertumbuhan positif masing-masing sebesar 15,1% dan 7,9%.

 

Ekspor semen tumbuh tinggi pada Februari 2021 sebesar 151,2% yoy menjadi sebesar 1,11 juta ton.

Begitu pula, secara month-to-month ekspor semen pada Februari 2021 tumbuh sebesar 21,1%. Secara kumulatif, pertumbuhan ekspor semen pada Januari – Februari 2021 juga tumbuh tinggi yakni sebesar 147,9% yoy (vs. -4,32% yoy pada Januari – Februari 2020) menjadi 2,03 juta ton.

 

View ke depan.

Kami memperkirakan penjualan semen domestik pada 2021 akan tumbuh antara 3% sampai dengan 6%. Katalist positif peningkatkan penjualan semen tahun 2021 adalah pertama, proyek-proyek infrastruktur terutama karena peningkatan belanja APBN 2021 untuk infrastruktur yang tumbuh sebesar 47,3%, atau menjadi Rp. 414 Tn. Jumlah anggaran ini sudah lebih besar daripada realisasi anggaran infrastruktur APBN tahun 2019 sebelum pandemi Covid-19 yang sebesar Rp 399,8 Tn. Kedua, program vaksinasi dan efektifitas vaksin yang diharapkan menciptakan ekspektasi positif terhadap kecepatan pemulihan ekonomi nasional. Ketiga, insentif untuk sektor properti yakni pengurangan PPN dan LTV 100% yang diharapkan dapat mendorong sektor properti meski tidak signifikan. (MS)

 

 

Untuk informasi yang lebih lengkap, Report tersebut dapat Bapak/Ibu unduh pada website kami melalui link berikut ini:

Download Document Media