KEUNTUNGAN GANDA REKSA DANA MANDIRI INVESTA KELUARGA

News Release - Selasa, 10 Februari, 2009

Jakarta, 10 Februari 2009; Bank Mandiri sebagai bank terbesar di Indonesia, selalu berusaha memberikan yang terbaik kepada nasabahnya termasuk dalam layanan dan produk manajemen investasi dengan standar internasional. Melalui anak perusahaan yaitu PT Mandiri Manajemen Investasi (Mandiri Investasi), Bank Mandiri meluncurkan Reksa Dana Mandiri Investa Keluarga (MI Keluarga) pada 27 Januari 2009 lalu.

Produk ini dapat dimiliki dengan cara menghubungi seluruh kantor cabang Penjual Reksa Dana Bank Mandiri, selaku Bank Distributor dengan minimum investasi sebesar Rp500 ribu dan selanjutnya adalah kelipatan Rp100 ribu.

“Kami ingin memberikan produk investasi kepada masyarakat yang tidak hanya memberikan keuntungan tetapi juga mendukung program-program kemasyarakatan. Melalui Mandiri Investa Keluarga yang merupakan hasil kerja sama Mandiri Investasi dengan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), investor akan diberi kesempatan untuk mendukung program PKBI dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia seperti pendidikan dan pelayanan yang berkualitas bagi kelompok miskin dan marginal serta pengembangan upaya pencegahan dan penanggulangan infeksi menular seksual (IMS) dan HIV-AIDS.” kata Inkawan D. Jusi, Senior Vice President Wealth Management Bank Mandiri.

PKBI adalah organisasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang didirikan pada tanggal 23 Desember 1957, bergerak di dalam bidang kesejahteraan masyarakat khususnya pada isu kesehatan seksual & reproduksi.

Melalui Reksa Dana Pendapatan Tetap ini, Investor akan berpartisipasi dalam program PKBI dimana maksimum 0,5% per tahun dari Nilai Aktiva Bersih Reksa Dana MI Keluarga yang dihitung secara harian berdasarkan 365 hari per tahun dan dibayarkan setiap bulan akan diberikan sebagai Dana Program PKBI.

“Bagi kami kerjasama ini merupakan cerminan dari visi PKBI yaitu terwujudnya masyarakat yang dapat memenuhi kebutuhan kesehatan reproduksi dan seksual serta hak-haknya yang berkeadilan jender. Kami sangat optimis dengan adanya Dana Abadi yang terkumpul melalui Reksa Dana MI Keluarga, program PKBI dapat terealisasi dengan lebih baik dan tepat sasaran.” kata Ketua Pengurus Harian Nasional PKBI Rizal Malik.

Investor juga diberikan kesempatan untuk berpartisipasi lebih jauh dalam mendukung program PKBI melalui 3 pilihan investasi yaitu Partisipasi Diamond (100% hasil investasi untuk dana abadi PKBI), Partisipasi Emerald (50% hasil investasi untuk dana abadi PKBI) dan Partisipasi Ruby (100% hasil investasi milik investor sepenuhnya).

Diperkirakan di tahun 2009 ini, obligasi masih akan menjadi instrumen investasi yang mempunyai potensi untuk memberikan hasil menarik seiring dengan perkiraan tren menurunnya tingkat inflasi dan tingkat suku bunga. Dengan demikian tahun ini dinilai merupakan saat yang tepat bagi investor untuk berinvestasi pada jenis Reksa Dana Pendapatan Tetap.

Dalam acara peluncuran tersebut, juga dilakukan Talk Show dengan tema Hidup Sehat dengan Perilaku Seks Aman yang menghadirkan nara sumber Dr. Ferryal Loetan dan moderator Shahnaz Haque.

Tentang PKBI
Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) adalah organisasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang didirikan pada tanggal 23 Desember 1957, bergerak di dalam bidang kesejahteraan masyarakat khususnya pada isu kesehatan seksual & reproduksi.

Saat ini, PKBI memiliki cabang yang tersebar di 26 propinsi di Indonesia. Dalam melaksanakan program-programnya, PKBI membutuhkan banyak dukungan, terutama dukungan pendanaan yang mendasari terbentuknya kerja sama dengan Mandiri Investasi.

Program PKBI menekankan pada lima prioritas utama yaitu pemberdayaan anak dan remaja; perluasan akses informasi; pendidikan dan pelayanan yang berkualitas bagi semua orang terutama kelompok miskin dan marginal; pengembangan upaya pencegahan dan penanggulangan infeksi menular seksual (IMS) dan HIV-AIDS; pengembangan upaya penanganan kehamilan yang tidak diinginkan; upaya advokasi melalui penggalangan dukungan publik dan pengambil kebijakan.

Tentang Mandiri Investasi
PT Mandiri Manajemen Investasi atau biasa disebut Mandiri Investasi memiliki pengalaman dalam pengelolaan portofolio investasi nasabah sejak tahun 1993. Sejak bulan Desember 2004, Mandiri Investasi merupakan badan hukum yang terwujud sebagai hasil pemisahan (spin-off) kegiatan PT Mandiri Sekuritas yang juga merupakan anak perusahaan Bank Mandiri.

Sampai dengan akhir Januari 2009 total dana kelolaan Mandiri Investasi mencapai Rp 7,528 triliun, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan bulan Januari 2008. Sesuai dengan komitmen “Berawal dari Kepercayaan”, Mandiri Investasi senantiasa berkembang dan melahirkan inovasi produk yang dapat memenuhi kebutuhan investor akan pilihan investasi yang menarik.

Tentang Bank Mandiri
Bank Mandiri adalah salah satu bank terkemuka di Indonesia yang memberikan pelayanan kepada nasabah yang meliputi segmen usaha Corporate, Commercial, Micro & Retail, Consumer Finance dan Treasury & International Banking. Bank Mandiri pada saat ini memiliki anak-anak perusahaan untuk mendukung bisnis utamanya yaitu Mandiri Sekuritas (jasa dan layanan pasar modal) termasuk jasa manjemen investasi yang dijalankan oleh Mandiri Investasi sebagai anak perusahaan dari Mandiri Sekuritas, Bank Syariah Mandiri (perbankan syariah), AXA-Mandiri Financial Services (asuransi jiwa), serta Bank Sinar Harapan Bali (UMKM).

Bank Mandiri pada saat ini mempekerjakan 22.079 karyawan dengan 1.004 kantor cabang dan 6 kantor cabang/perwakilan/anak perusahaan di luar negeri. Layanan distribusi Bank Mandiri juga dilengkapi dengan 4.120 ATM, disamping 7.851 ATM yang merupakan jaringan LINK dan 14.758 jaringan ATM Bersama dan lebih dari 27.611 EDC serta electronic channels yang meliputi Internet Banking, SMS Banking dan Call Center 14000.

Untuk Keterangan Lebih lanjut :
Jakarta, 10 Februari 2009; Bank Mandiri sebagai bank terbesar di Indonesia, selalu berusaha memberikan yang terbaik kepada nasabahnya termasuk dalam layanan dan produk manajemen investasi dengan standar internasional. Melalui anak perusahaan yaitu PT Mandiri Manajemen Investasi (Mandiri Investasi), Bank Mandiri meluncurkan Reksa Dana Mandiri Investa Keluarga (MI Keluarga) pada 27 Januari 2009 lalu .
Produk ini dapat dimiliki dengan cara menghubungi seluruh kantor cabang Penjual Reksa Dana Bank Mandiri, selaku Bank Distributor dengan minimum investasi sebesar Rp500 ribu dan selanjutnya adalah kelipatan Rp100 ribu.
“Kami ingin memberikan produk investasi kepada masyarakat yang tidak hanya memberikan keuntungan tetapi juga mendukung program-program kemasyarakatan. Melalui Mandiri Investa Keluarga yang merupakan hasil kerja sama Mandiri Investasi dengan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), investor akan diberi kesempatan untuk mendukung program PKBI dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia seperti pendidikan dan pelayanan yang berkualitas bagi kelompok miskin dan marginal serta pengembangan upaya pencegahan dan penanggulangan infeksi menular seksual (IMS) dan HIV-AIDS.” kata Inkawan D. Jusi, Senior Vice President Wealth Management Bank Mandiri.

PKBI adalah organisasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang didirikan pada tanggal 23 Desember 1957, bergerak di dalam bidang kesejahteraan masyarakat khususnya pada isu kesehatan seksual & reproduksi.

Melalui Reksa Dana Pendapatan Tetap ini, Investor akan berpartisipasi dalam program PKBI dimana maksimum 0,5% per tahun dari Nilai Aktiva Bersih Reksa Dana MI Keluarga yang dihitung secara harian berdasarkan 365 hari per tahun dan dibayarkan setiap bulan akan diberikan sebagai Dana Program PKBI.

“Bagi kami kerjasama ini merupakan cerminan dari visi PKBI yaitu terwujudnya masyarakat yang dapat memenuhi kebutuhan kesehatan reproduksi dan seksual serta hak-haknya yang berkeadilan jender. Kami sangat optimis dengan adanya Dana Abadi yang terkumpul melalui Reksa Dana MI Keluarga, program PKBI dapat terealisasi dengan lebih baik dan tepat sasaran.” kata Ketua Pengurus Harian Nasional PKBI Rizal Malik.

Investor juga diberikan kesempatan untuk berpartisipasi lebih jauh dalam mendukung program PKBI melalui 3 pilihan investasi yaitu Partisipasi Diamond (100% hasil investasi untuk dana abadi PKBI), Partisipasi Emerald (50% hasil investasi untuk dana abadi PKBI) dan Partisipasi Ruby (100% hasil investasi milik investor sepenuhnya).

Diperkirakan di tahun 2009 ini, obligasi masih akan menjadi instrumen investasi yang mempunyai potensi untuk memberikan hasil menarik seiring dengan perkiraan tren menurunnya tingkat inflasi dan tingkat suku bunga. Dengan demikian tahun ini dinilai merupakan saat yang tepat bagi investor untuk berinvestasi pada jenis Reksa Dana Pendapatan Tetap.

Dalam acara peluncuran tersebut, juga dilakukan Talk Show dengan tema Hidup Sehat dengan Perilaku Seks Aman yang menghadirkan nara sumber Dr. Ferryal Loetan dan moderator Shahnaz Haque.

Tentang PKBI
Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) adalah organisasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang didirikan pada tanggal 23 Desember 1957, bergerak di dalam bidang kesejahteraan masyarakat khususnya pada isu kesehatan seksual & reproduksi.

Saat ini, PKBI memiliki cabang yang tersebar di 26 propinsi di Indonesia. Dalam melaksanakan program-programnya, PKBI membutuhkan banyak dukungan, terutama dukungan pendanaan yang mendasari terbentuknya kerja sama dengan Mandiri Investasi.

Program PKBI menekankan pada lima prioritas utama yaitu pemberdayaan anak dan remaja; perluasan akses informasi; pendidikan dan pelayanan yang berkualitas bagi semua orang terutama kelompok miskin dan marginal; pengembangan upaya pencegahan dan penanggulangan infeksi menular seksual (IMS) dan HIV-AIDS; pengembangan upaya penanganan kehamilan yang tidak diinginkan; upaya advokasi melalui penggalangan dukungan publik dan pengambil kebijakan.

Tentang Mandiri Investasi
PT Mandiri Manajemen Investasi atau biasa disebut Mandiri Investasi memiliki pengalaman dalam pengelolaan portofolio investasi nasabah sejak tahun 1993. Sejak bulan Desember 2004, Mandiri Investasi merupakan badan hukum yang terwujud sebagai hasil pemisahan (spin-off) kegiatan PT Mandiri Sekuritas yang juga merupakan anak perusahaan Bank Mandiri.

Sampai dengan akhir Januari 2009 total dana kelolaan Mandiri Investasi mencapai Rp 7,528 triliun, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan bulan Januari 2008. Sesuai dengan komitmen “Berawal dari Kepercayaan”, Mandiri Investasi senantiasa berkembang dan melahirkan inovasi produk yang dapat memenuhi kebutuhan investor akan pilihan investasi yang menarik.

Tentang Bank Mandiri
Bank Mandiri adalah salah satu bank terkemuka di Indonesia yang memberikan pelayanan kepada nasabah yang meliputi segmen usaha Corporate, Commercial, Micro & Retail, Consumer Finance dan Treasury & International Banking. Bank Mandiri pada saat ini memiliki anak-anak perusahaan untuk mendukung bisnis utamanya yaitu Mandiri Sekuritas (jasa dan layanan pasar modal) termasuk jasa manjemen investasi yang dijalankan oleh Mandiri Investasi sebagai anak perusahaan dari Mandiri Sekuritas, Bank Syariah Mandiri (perbankan syariah), AXA-Mandiri Financial Services (asuransi jiwa), serta Bank Sinar Harapan Bali (UMKM).

Bank Mandiri pada saat ini mempekerjakan 22.079 karyawan dengan 1.004 kantor cabang dan 6 kantor cabang/perwakilan/anak perusahaan di luar negeri. Layanan distribusi Bank Mandiri juga dilengkapi dengan 4.120 ATM, disamping 7.851 ATM yang merupakan jaringan LINK dan 14.758 jaringan ATM Bersama dan lebih dari 27.611 EDC serta electronic channels yang meliputi Internet Banking, SMS Banking dan Call Center 14000.

Untuk Keterangan Lebih lanjut :
Jakarta, 10 Februari 2009; Bank Mandiri sebagai bank terbesar di Indonesia, selalu berusaha memberikan yang terbaik kepada nasabahnya termasuk dalam layanan dan produk manajemen investasi dengan standar internasional. Melalui anak perusahaan yaitu PT Mandiri Manajemen Investasi (Mandiri Investasi), Bank Mandiri meluncurkan Reksa Dana Mandiri Investa Keluarga (MI Keluarga) pada 27 Januari 2009 lalu .
Produk ini dapat dimiliki dengan cara menghubungi seluruh kantor cabang Penjual Reksa Dana Bank Mandiri, selaku Bank Distributor dengan minimum investasi sebesar Rp500 ribu dan selanjutnya adalah kelipatan Rp100 ribu.
“Kami ingin memberikan produk investasi kepada masyarakat yang tidak hanya memberikan keuntungan tetapi juga mendukung program-program kemasyarakatan. Melalui Mandiri Investa Keluarga yang merupakan hasil kerja sama Mandiri Investasi dengan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), investor akan diberi kesempatan untuk mendukung program PKBI dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia seperti pendidikan dan pelayanan yang berkualitas bagi kelompok miskin dan marginal serta pengembangan upaya pencegahan dan penanggulangan infeksi menular seksual (IMS) dan HIV-AIDS.” kata Inkawan D. Jusi, Senior Vice President Wealth Management Bank Mandiri.

PKBI adalah organisasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang didirikan pada tanggal 23 Desember 1957, bergerak di dalam bidang kesejahteraan masyarakat khususnya pada isu kesehatan seksual & reproduksi.

Melalui Reksa Dana Pendapatan Tetap ini, Investor akan berpartisipasi dalam program PKBI dimana maksimum 0,5% per tahun dari Nilai Aktiva Bersih Reksa Dana MI Keluarga yang dihitung secara harian berdasarkan 365 hari per tahun dan dibayarkan setiap bulan akan diberikan sebagai Dana Program PKBI.

“Bagi kami kerjasama ini merupakan cerminan dari visi PKBI yaitu terwujudnya masyarakat yang dapat memenuhi kebutuhan kesehatan reproduksi dan seksual serta hak-haknya yang berkeadilan jender. Kami sangat optimis dengan adanya Dana Abadi yang terkumpul melalui Reksa Dana MI Keluarga, program PKBI dapat terealisasi dengan lebih baik dan tepat sasaran.” kata Ketua Pengurus Harian Nasional PKBI Rizal Malik.

Investor juga diberikan kesempatan untuk berpartisipasi lebih jauh dalam mendukung program PKBI melalui 3 pilihan investasi yaitu Partisipasi Diamond (100% hasil investasi untuk dana abadi PKBI), Partisipasi Emerald (50% hasil investasi untuk dana abadi PKBI) dan Partisipasi Ruby (100% hasil investasi milik investor sepenuhnya).

Diperkirakan di tahun 2009 ini, obligasi masih akan menjadi instrumen investasi yang mempunyai potensi untuk memberikan hasil menarik seiring dengan perkiraan tren menurunnya tingkat inflasi dan tingkat suku bunga. Dengan demikian tahun ini dinilai merupakan saat yang tepat bagi investor untuk berinvestasi pada jenis Reksa Dana Pendapatan Tetap.

Dalam acara peluncuran tersebut, juga dilakukan Talk Show dengan tema Hidup Sehat dengan Perilaku Seks Aman yang menghadirkan nara sumber Dr. Ferryal Loetan dan moderator Shahnaz Haque.

Tentang PKBI
Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) adalah organisasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang didirikan pada tanggal 23 Desember 1957, bergerak di dalam bidang kesejahteraan masyarakat khususnya pada isu kesehatan seksual & reproduksi.

Saat ini, PKBI memiliki cabang yang tersebar di 26 propinsi di Indonesia. Dalam melaksanakan program-programnya, PKBI membutuhkan banyak dukungan, terutama dukungan pendanaan yang mendasari terbentuknya kerja sama dengan Mandiri Investasi.

Program PKBI menekankan pada lima prioritas utama yaitu pemberdayaan anak dan remaja; perluasan akses informasi; pendidikan dan pelayanan yang berkualitas bagi semua orang terutama kelompok miskin dan marginal; pengembangan upaya pencegahan dan penanggulangan infeksi menular seksual (IMS) dan HIV-AIDS; pengembangan upaya penanganan kehamilan yang tidak diinginkan; upaya advokasi melalui penggalangan dukungan publik dan pengambil kebijakan.

Tentang Mandiri Investasi
PT Mandiri Manajemen Investasi atau biasa disebut Mandiri Investasi memiliki pengalaman dalam pengelolaan portofolio investasi nasabah sejak tahun 1993. Sejak bulan Desember 2004, Mandiri Investasi merupakan badan hukum yang terwujud sebagai hasil pemisahan (spin-off) kegiatan PT Mandiri Sekuritas yang juga merupakan anak perusahaan Bank Mandiri.

Sampai dengan akhir Januari 2009 total dana kelolaan Mandiri Investasi mencapai Rp 7,528 triliun, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan bulan Januari 2008. Sesuai dengan komitmen “Berawal dari Kepercayaan”, Mandiri Investasi senantiasa berkembang dan melahirkan inovasi produk yang dapat memenuhi kebutuhan investor akan pilihan investasi yang menarik.

Tentang Bank Mandiri
Bank Mandiri adalah salah satu bank terkemuka di Indonesia yang memberikan pelayanan kepada nasabah yang meliputi segmen usaha Corporate, Commercial, Micro & Retail, Consumer Finance dan Treasury & International Banking. Bank Mandiri pada saat ini memiliki anak-anak perusahaan untuk mendukung bisnis utamanya yaitu Mandiri Sekuritas (jasa dan layanan pasar modal) termasuk jasa manjemen investasi yang dijalankan oleh Mandiri Investasi sebagai anak perusahaan dari Mandiri Sekuritas, Bank Syariah Mandiri (perbankan syariah), AXA-Mandiri Financial Services (asuransi jiwa), serta Bank Sinar Harapan Bali (UMKM).

Bank Mandiri pada saat ini mempekerjakan 22.079 karyawan dengan 1.004 kantor cabang dan 6 kantor cabang/perwakilan/anak perusahaan di luar negeri. Layanan distribusi Bank Mandiri juga dilengkapi dengan 4.120 ATM, disamping 7.851 ATM yang merupakan jaringan LINK dan 14.758 jaringan ATM Bersama dan lebih dari 27.611 EDC serta electronic channels yang meliputi Internet Banking, SMS Banking dan Call Center 14000.

Untuk Keterangan Lebih lanjut :
Inkawan D. Jusi
Senior Vice President
Wealth Management Group
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Telp. 021-30023518 Fax 021-5227341
Inkawan.Jusi@bankmandiri.co.id

Sunset