Sindikasi Tiga Bank Danai Mega Proyek Jalan Tol Jakarta-Depok-Bogor Senilai Rp 2,63T

News Release - Rabu, 2 Mei, 2007

SINDIKASI TIGA BANK DANAI MEGA PROYEK JALAN TOL JAKARTA-DEPOK-BOGOR
SENILAI Rp2.63T

Wujud Komitmen Perbankan untuk Meningkatkan Intermediasi

Jakarta, 2 Mei 2007; Bertempat di Plaza Mandiri, pada hari ini telah dilakukan penandatangan Perjanjian Kredit Sindikasi (PKS) tiga bank (Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia dan Bank Jabar) untuk pembiayaan Jalan Tol Jakarta–Depok– Bogor untuk ruas jalan Antasari-Depok-Bogor senilai Rp2.63T.

Penandatangan perjanjian Kredit Sindikasi dilakukan oleh Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo, Direktur BRI Sudaryanto Sudargo, Direktur Utama Bank Jabar Agus Ruswendi dan Direktur Utama Citra Waspphutowa Winten Peradika, disaksikan oleh Menteri Pekerjaan Umum RI Djoko Kirmanto serta para pejabat dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Daerah Jakarta Selatan, Depok dan Kabupaten Bogor.

Penandatangan tersebut menunjukan kembali komitmen perbankan dalam mendorong sektor riil untuk meningkatkan fungsi intermediasinya.

Ketiga bank sepakat mengucurkan kredit sindikasi sebesar Rp1.795.929.000.000,- kepada PT Citra Waspphutowa untuk pembiayaan pembangunan jalan tol ruas Antasari-Depok-Bogor.

Komposisi pembiayaan senilai Rp2,63 T ini, 32% nya berasal dari self financing Citra Waspphutowa, dan 68% merupakan kredit investasi sindikasi. Jangka waktu kredit maksimal 11 tahun termasuk di dalamnya masa grace period 2(dua) tahun.

Masa penarikan 36 bulan sejak penandatanganan kredit dan suku bunga yang digunakan bersifat mengambang (floating rate) mengikuti harga pasar.

Dalam perjanjian pembiayaan ini, Bank Mandiri sebagai lead manager mengambil porsi 66,70% atau setara Rp1.197.929.000.000,- sedangkan BRI (manager) 24,95% atau setara Rp 448.000.000.000,-, dan Bank Jabar (participant) 8,35% atau setara Rp150.000.000.000,-. Bertindak sebagai Joint Lead Arranger pada transaksi ini adalah Bank Mandiri dan Mandiri Sekuritas (Mandiri Group).

“Proyek Jalan Tol Antasari-Depok-Bogor (Jakarta-Depok-Bogor) merupakan proyek jalan tol ke sebelas yang dibiayai oleh Bank Mandiri. Dengan komitmen pemberian kredit kepada PT Citra Waspphutowa sebesar hampir Rp 1,8 triliun ini, maka hingga saat ini Bank Mandiri telah menyetujui pemberian kredit untuk membiayai proyek jalan tol sebesar Rp 7 triliun. Selain itu, saat ini Bank Mandiri sedang memproses permohonan kredit untuk beberapa ruas jalan tol, baik Trans Java maupun Non Trans Java, dengan total kebutuhan pembiayaan bank sebesar Rp 13 triliun”, jelas Agus Martowardojo.

Dikatakan oleh Winten Peradika, ”Proyek jalan tol sepanjang 22,82 Km yang dibangun akan menghubungkan 3(tiga) Kawasan yang meliputi 5(lima) Kecamatan yaitu: Kecamatan Pasar Minggu dan Kecamatan Cilandak (Jakarta Selatan), Kecamatan Limo dan Kecamatan Pancoran Mas (Kota Depok), dan Kecamatan Bojong Gede (Kabupaten Bogor). Untuk kawasan Jakarta Selatan, jalan tol berbentuk elevated (melayang), sedangkan untuk wilayah Depok dan Bogor berbentuk at grade (sebidang). Menurut rencana, akan terdapat 2 simpang susun (Antasari dan Krukut), 14 Gerbang Tol (termasuk 2 Gerbang Utama), 11 overpass dan 13 underpass, dengan sistem pengoperasian tertutup”.

Winten Peradika juga menjelaskan, jika lahan telah selesai dibebaskan sesuai rencana yaitu selama 2 tahun sejak penandatanganan PPJT tanggal 29 Mei 2006, maka pelaksanaan konstruksi direncanakan selesai pada akhir September 2009, dan pengoperasian pada awal Oktober 2009.

Sementara itu dikatakan oleh Sudaryanto Sudargo Direktur Bisnis Umum BRI, bahwa salah satu dasar pemikiran BRI berpartisipasi dalam pembiayaan infrastruktur adalah besarnya potensi business linkage. Untuk pembangunan jalan tol membutuhkan berbagai sektor industri seperti sub-kontraktor, penyewaan alat-alat berat, kendaraan pengangkut material proyek, suplai bahan bangunan serta sektor-sektor informal di sekitar lokasi proyek yang umumnya mereka itu dari kalangan pengusaha UMKM yang menjadi fokus utama BRI.

“Dengan adanya proyek jalan tol tersebut diharapkan dapat memacu pertumbuhan dan pengembangan ekonomi daerah serta menciptakan multiplier effect bagi para pelaku ekonomi. Meskipun BRI ikut serta dalam pembiayaan jalan tol, namun porsi kredit korporasi tetap dibatasi tidak lebih dari 20% dari keseluruhan total kredit yang disalurkan. Dengan demikian perhatian kepada UMKM tetap menjadi komitmen BRI.” demikian dijelaskan oleh Sudaryanto Sudargo.

Disampaikan juga oleh Agus Ruswendi Direktur Utama Bank Jabar bahwa sindikasi ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Jawa Barat khususnya yang berada di wilayah Bogor, Depok dan sekitarnya. Pembangunan sarana infrastruktur yang memadai terutama pada sektor transportasi yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang telah dicanangkan oleh Pemda Jawa Barat.

“Bank Jabar dapat memperoleh transfer of knowledge dan pembelajaran dari bank-bank lain yang sudah berpengalaman dalam penyaluran kredit skala besar terutama dalam upaya mendukung pembangunan di daerah Jawa Barat dan Banten,” ujar Agus Ruswendi.

Pembangunan jalan tol tersebut akan menambah sarana infrastruktur transportasi yang terintegrasi dengan jalan tol lainnya sehingga mengurangi kemacetan dan akan memperlancar arus transportasi orang maupun barang yang berdampak pada perkembangan sektor rill, meningkatkan perekonomian, mengurangi pengangguran, mengurangi tingkat kemiskinan serta meningkatkan IPM masyarakat Jawa Barat pada umumnya, terutama di wilayah Depok/Kabupaten Bogor dan sekitarnya.


Tentang:

Bank Mandiri (Per 31 Maret 2007)

Bank Mandiri salah satu bank terkemuka di Indonesia memberikan pelayanan kepada nasabah meliputi segmen usaha Corporate, Commercial, Small, Micro & Retail, Consumer Finance dan Treasury & International. Saat ini memperkerjakan 21.062 karyawan dengan 924 kantor cabang dan 6 kantor cabang/perwakilan/anak perusahaan di luar negeri. Layanan distribusi Bank Mandiri juga dilengkapi dengan 2.800 ATM, disamping 6.265 ATM yang merupakan jaringan LINK (jaringan ATM Bersama), dan electronic channels yang meliputi Internet Banking, SMS Banking dan Call Center 14000.

BRI

Bank Rakyat Indonesia merupakan bank yang fokus bisnisnya adalah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang memiliki jaringan kerja terluas di Indonesia. Komposisi kredit BRI per Maret 2007 86,94% didominasi oleh UMKM yang disalurkan melalui 330 Kanca, 207 KCP dan 4229 BRI Unit dengan sekitar 3 juta debitur. Per Maret 2007 BRI meraih laba Rp1,225 triliun sedangkan pada 2006 BRI merupakan bank peraih laba terbesar di Indonesia dengan perolehan laba sebesar Rp.4,257 trilun. Keberhasilan BRI dikarenakan strategi BRI untuk tetap fokus pada pembiayaan sektor UMKM yang merupakan kompetensi BRI dan merupakan sektor yang telah terbukti tangguh dalam berbagai kondisi ekonomi.

BANK JABAR

PT. Bank Jabar adalah Bank Pembangunan Daerah (BPD) milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Banten serta Kabupaten dan Kota se-Jawa Barat dan Banten yang memiliki 152 jaringan kantor. Bank Jabar mempunyai visi untuk menjadi 10 Bank terbesar dan sehat di Indonesia.

Selama 46 tahun berdiri kini Bank Jabar mampu menduduki posisi sebagai BPD terbesar di seluruh Indonesia yang saat ini telah mengembangkan berbagai produk baik simpanan maupun layanan transaksi luar negeri termasuk meningkatkan fungsi intermediasi perbankan dengan menyalurkan berbagai kredit untuk sektor produktif, konsumtif, UMKM dan pembiayaan melalui Unit Usaha Syariah serta pembiayaan kredit korporasi.

Untuk meningkatkan pelayanan kepada nasabahnya, Bank Jabar mengembangkan teknologi perbankan dengan online system serta didukung oleh lebih dari 11.000 jaringan ATM yang terdiri dari ATM Bank Jabar, ATM Bersama dan ATM Prima yang dapat diakses di seluruh Indonesia. Disamping itu, dengan Dual Banking System, nasabah dapat memanfaatkan pelayanan syariah melalui seluruh kantor cabang syariah maupun office channeling di kantor cabang konvensional.


PT CITRA WASPPHUTOWA

PT Citra Waspphutowa (”Perseroan”) merupakan perusahaan patungan yang berasal dari kerja sama konsorsium pemenang tender jalan tol Depok-Antasari, sesuai dengan SK.Men-PU No.JL.0103-MN/554. Perusahaan patungan tersebut telah disepakati melalui Perjanjian Usaha Patungan berdasarkan akta notaris Drs. Soegeng Santosa, S.H., M.H. No. 10 tanggal 13 Januari 2006, yang melibatkan lima perusahaan yaitu: PT Citra Marga Nusapala Persada Tbk, PT Waskita Karya (Persero), PT Pembangunan Perumahan (Persero), PT Hutama Karya (Persero) dan PT Bosowa Trading Internasional, yang masing-masing perusahaan memiliki reputasi pada bidangnya masing-masing.

Dengan dukungan Sumber Daya Manusia yang telah berpengalaman di dalam maupun luar negeri, PT Citra Waspphutowa mengambil peran dalam pembangunan Jalan Tol, dalam hal ini Jalan Tol Depok-Antasari.

Keterangan lebih lanjut:
Mansyur S Nasution
Corporate Secretary
Bank Mandiri
Tel: 021-5245848; Fax: 021-5268246
mansyur.nasution @bankmandiri.co.id
Hartono Sukiman
Corporate Secretary
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk.
Telp.021-5751966
Fax. 021-5700916
Rochadi Santoso
Corporate Secretary
PT Bank Jabar
Tel/Fax : 022-4215110 Ir. Jaka Suprihana, MM
Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum
PT Citra Waspphutowa
Tel:021.42885282--; Fax:021-4257868

Sunset