1000 SAPI PERAH SENILAI RP12,5 M DARI BANK MANDIRI UNTUK 500 PETERNAK DI LEMBANG, BANDUNG

News Release - Selasa, 8 April, 2008

Bandung, 8 April 2008; Selama 12 tahun kebutuhan susu nasional yaitu sebesar 4,5 juta liter per hari, belum mampu terpenuhi oleh produksi susu lokal yang hanya tercatat sebanyak 1,2 juta liter per hari. Selain itu, produsen susu lokal ternyata juga belum mampu menyaingi kualitas susu impor yang menyebabkan susu lokal dihargai jauh lebih rendah dibandingkan susu impor. Akibatnya Industri Pengolahan Susu (IPS) bergantung pada impor susu skim dari Australia atau Selandia Baru, yang umumnya memiliki kualitas yang baik.

Ditegaskan Direktur Micro & Retail Banking Bank Mandiri, Budi Gunadi Sadikin, dibutuhkan dukungan nyata bagi peternak untuk membangkitkan kembali industri susu. Pemberian kredit dan tersedianya dana akan memberi dampak positif bagi peternak untuk menambah populasi sapi perah peternak serta turut menggerakkan perekonomian rakyat di sekitarnya.

“Untuk itu Bank Mandiri menyalurkan kredit sebesar Rp 1,3 milyar kepada 52 peternak anggota Kelompok Peternak ‘Agropurna Mitra Mandiri’ binaan Indomilk di wilayah Lembang Jawa Barat. Kredit tersebut merupakan tahap awal dari rencana penyaluran kredit sebesar Rp.12,5 Milyar untuk pengadaan 1000 ekor sapi perah kepada 500 peternak,” kata Budi saat penandatanganan Perjanjian Kredit di Lembang.

Menurut catatan Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI), jumlah sapi saat ini masih sekitar 250.000 ekor. Angka ini masih jauh dari kebutuhan susu nasional yang harus dipenuhi yaitu sekitar 750.000 ekor sapi. Saat ini rata-rata peternak hanya memiliki 2 s/d 3 ekor sapi. Idealnya, satu peternakan memiliki 7 s/d 10 ekor sapi. Produksi susu pun tidak maksimal karena sapi lokal rata-rata hanya mampu menghasilkan 13,5 liter susu per hari selama masa periode produksi susu.

Bank Mandiri telah berkomitmen untuk menyalurkan Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKP-E) sebesar Rp 400 milyar tahun 2008 ini, diantaranya untuk pembiayaan peternakan sebesar Rp 31 milyar.

Indomilk selaku mitra usaha para peternak, akan menjamin pembelian seluruh produksi susu sapi peternak anggota Kelompok tersebut dan membantu kelancaran pengembalian KKP-E sapi perah kepada Bank.

Tentang Perkumpulan Kelompok Peternak ‘Agropurna Mitra Mandiri’ dan PT Indomilk
Perkumpulan Kelompok Peternak ‘Agropurna Mitra Mandiri’ adalah perkumpulan peternak sapi perah yang telah berdiri sejak tahun 1997, di Lembang, kabupaten Bandung. Perkumpulan ini mewakili sekitar 500 peternak yang terbagi dalam 20 kelompok. Perkumpulan tersebut memiliki 20 kelompok peternak, dimana masing-masing memiliki sekitar 25 peternak.

PT Indomilk adalah perusahaan yang berdiri sejak tahun 1969 dan memperkerjakan sekitar 1000 karyawan. Saat ini pasokan susu murni INDOMILK diperoleh dari para peternak sapi yang dibina langsung dan tergabung dalam Koperasi atau Kelompok Peternak yang berada di Salatiga dan Lembang (Bandung).

Tentang Bank Mandiri
Bank Mandiri adalah salah satu bank terkemuka di Indonesia yang memberikan pelayanan kepada nasabah yang meliputi segmen usaha Corporate, Commercial, Micro & Retail, Consumer Finance dan Treasury & International. Bank Mandiri juga menawarkan jasa dan layanan pasar modal, perbankan syariah dan asuransi melalui Mandiri Sekuritas, Bank Syariah Mandiri dan AXA Mandiri.

Bank Mandiri saat ini mempekerjakan 21.631 karyawan dengan 956 kantor cabang dan 6 kantor cabang/perwakilan/anak perusahaan di luar negeri. Layanan distribusi Bank Mandiri juga dilengkapi dengan 3.186 ATM, disamping 7.051 ATM yang merupakan jaringan LINK dan 12.663 jaringan ATM Bersama, serta electronic channels yang meliputi Internet Banking, SMS Banking dan Call Center 14000.

Untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi
Mansyur S Nasution
Corporate Secretary
Telp. 021-5245848
Fax. 021-5268246
mansyur.nasution@bankmandiri.co.id

Sunset