Mandiri Siapkan KPR di Jateng

Bank Mandiri In The News - Kamis, 16 Januari, 2003

Bank Mandiri siap mendanai kredit pemilikan rumah (KPR) sekitar 5.000 unit yang dibangun pengembang anggota Realestat Indonesia (REI) Jawa Tengah, menyusul tingkat bunga dan plafon yang kompetitif.

Kakanwil VII (Jateng-DIY)Bank Mandiri Prijanto Tirto Prodjo mengatakan dalam upaya pengembangan pasar ritel pihaknya meluncurkan produk baru berupa pembiayaan KPR dalam bentuk kredit konsumsi sebagai alternatif pembiayaan pemenuhan kebtuhan perumahan masyarakat di wilayah kerjanya.

"Bank Mandiri tdak mengalokasikan dana khusus untuk KPR, namun prinsipnya seberapa pun permintaan pasar akan dipenuhi, sepanjang memenuhi persyaratan yang ditetapkan,"ujarnya seusai penandatanganan Kesepakatan Bersama Pembiayaan Perumahan Bank Mandiri-REI Jateng di Semarang kemarin.

Kebijakan itu, paparnya, sekaligus untuk mendukung pencapaian target porsi penyaluran consumer loan 5% dari total portofolio kredit yang disalurkan Bank Mandiri secara nasional. "Jadi kredit ini (KPR) akan dijual sebbanyak mungkin."

Sebab setelah krisis, menurut dia, saat ini potensi pasar perumahan di Jateng akan tumbuh dalam angka yang cukup besar seiring dengan prediksi pertumbuhan ekonomi provinsi ini pada tahun 2003 sebesar 3,5%.

LEBIH KOMPETITIF
Ketua DPR REI Jateng, Djoko Slamet Utomo mengemukakan dengan melihat spesifikasi KPR Mandiri yang lebih kompetitif, maka seluruh anggotanya berpotensi memanfaatkan fasilitas yang ditawarkan bank BUMN tersebut.

"Bunga KPR Mandiri hanya 18% efektif dan plafon minimalnya mencapai Rp25 juta, lebih menarik dibanding yang ada selama ini, misalnya produk Bank Tabungan Negara (BTN) dengan bunga sekitar 19% dan plafon Rp20 juta,"tuturnya.

Djoko menyebutkan pada 2002 pembangunan rumah sederhana dengan nilai sekitar Rp20 juta yang direalisasikan anggota REI Jateng sebanyak 4000 unit, sementara tahun ini diduga akan meningkat mencapai 5000 unit.

Padahal tegasnya, kemampuan pembangunan seluruh anggota REI jateng sebelum krisis mampu mencapai 7.000-8.000 unit rumah per tahun.

"Tapi sekarang kita tidak lagi melihat permintaan, tapi kemampuan riil pengadaan rumah. Peluncuran KPR Mandiri ini memberikan alternatif bagi masyarakat sehingga mampu mendorong pertumbuhan pembangunan perumahan."

Sunset